Menghadapi Interview Kerja: Pertanyaan HR yang Sering Diajukan dan Cara Menjawabnya

 

Interview kerja adalah tahap penting dalam proses rekrutmen di mana calon pekerja memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan kepribadian mereka. Human Resources (HR) adalah salah satu pihak yang berperan penting dalam sesi interview. Mempelajari tentang pertanyaan interview kerja adalah persiapan yang baik sebelum interview. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering HR ajukan selama interview kerja, bersama dengan tips cara menjawabnya dengan baik.

pertanyaan interview kerja
Image by Freepik

Pertanyaan interview kerja yang sering HR tanyakan

1. Ceritakan Tentang Dirimu.

  • HR umumnya mengajukan pertanyaan ini pada awal interview. Gunakan kesempatan ini untuk memberikan gambaran singkat tentang latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan yang kamu miliki. Fokus pada aspek-aspek yang relevan dengan posisi yang kamu lamar.

 

2. Apa Alasanmu Mencari Pekerjaan Baru atau Mengganti Pekerjaan?

  • Beri jawaban yang positif dan hindari kritik terhadap perusahaan atau atasan sebelumnya. Sebagai gantinya, fokuskan pada keinginan untuk mencari tantangan baru, berkembang dalam karir, atau berkontribusi lebih besar pada organisasi.

 

3. Apa Kelebihan dan Kelemahanmu?

  • Pertanyaan ini menilai tingkat pemahaman dirimu. Saat menjawab tentang kelebihan, soroti keterampilan yang relevan dengan pekerjaan dan berikan contoh konkret. Untuk kelemahan, pilih yang bersifat konstruktif dan kemudian jelaskan bagaimana kamu bekerja untuk memperbaikinya.

 

4. Bagaimana Kamu Menangani Konflik di Tempat Kerja?

  • Berikan contoh konkret tentang pengalaman kamu menyelesaikan konflik dengan rekan kerja atau atasan. Fokus pada solusi yang kamu ajukan dan dampak positif yang dihasilkan dari penyelesaian konflik tersebut.

 

5. Mengapa Kamu Merasa Cocok untuk Posisi Ini?
  • Jawaban kamu harus mencerminkan pengetahuan mendalam tentang perusahaan dan pekerjaan yang kamu lamar. Ceritakan bagaimana keahlian dan pengalaman kamu dapat berkontribusi secara positif terhadap tujuan perusahaan.

 

6. Bagaimana Kamu Menanggapi Kritik?

  • Berbicara tentang cara kamu menerima kritik dengan baik, menunjukkan bahwa kamu terbuka untuk pembelajaran dan terus meningkatkan diri. Berikan contoh bagaimana kamu mengimplementasikan saran kritik untuk kemajuan pribadi dan profesional Anda.

 

7. Berapa Harapan Gajimu?

  • Sebelum interview, lakukan riset tentang kisaran gaji yang umum untuk posisi tersebut. Jawablah dengan memberikan rentang gaji yang realistis dan sesuai dengan pengalaman serta keterampilanmu.

 

8. Bagaimana Kamy Mengelola Waktu?

  • Beri contoh konkret tentang bagaimana kamu mengorganisir pekerjaanmu, menetapkan prioritas, dan mengelola tenggat waktu. Ini akan menunjukkan bahwa kamu memiliki keterampilan manajemen waktu yang baik.

 

Dengan persiapan yang matang dan jawaban yang jujur serta positif, kamu dapat melewati interview HR dengan percaya diri. Ingatlah bahwa tujuan interview adalah untuk menunjukkan bahwa kamu adalah kandidat yang tepat dan dapat berkontribusi secara positif terhadap perusahaan.

Menghadapi situasi di mana kamu tidak dapat menjawab pertanyaan dari Human Resources (HR) selama interview bisa menjadi tantangan, tetapi itu tidak berarti akhir dari kesempatanmu.

 

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat kami ambil jika kamu merasa kesulitan menjawab suatu pertanyaan:

1. Tenangkan Dirimu

  • Jangan panik. Pertama-tama, tarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri. Panik hanya akan membuatmu semakin kesulitan untuk berpikir jernih.

 

2. Berikan Tanggapan Jujur

  • Jika kamu tidak tahu jawaban atau tidak memiliki pengalaman yang relevan, lebih baik mengakui itu dengan jujur daripada mencoba memberikan jawaban yang tidak jelas atau membuat cerita. Katakan bahwa kamu belum menghadapi situasi seperti itu sebelumnya atau tidak familiar dengan topik tersebut.

 

3. Artikulasikan Proses Berpikir

  • Jika pertanyaan melibatkan pemecahan masalah atau analisis, tunjukkan caramu memecahkan masalah. Jelaskan langkah-langkah yang akan kamu ambil untuk mencari jawaban atau solusi. Ini dapat memberikan gambaran kepada pewawancara tentang kemampuan berpikir kritismu.

 

4. Minta Klarifikasi

  • Jika pertanyaan tidak sepenuhnya jelas bagimu, minta klarifikasi. Ini menunjukkan bahwa kamu peduli dengan pemahaman yang tepat dan memberi kamu waktu untuk merenung sejenak sebelum memberikan jawaban.

 

5. Hubungkan dengan Pengalaman Lain

  • Jika kamu tidak memiliki pengalaman langsung dalam hal yang HR tanyakan, coba hubungkan pertanyaan tersebut dengan pengalaman atau keterampilan lain yang relevan. Ini dapat menunjukkan fleksibilitas dan kemampuan untuk mentransfer keterampilanmu.

 

6, Gunakan Kesempatan untuk Berkembang

  • Jika kamu tidak tahu jawaban karena kurangnya pengalaman, berikan tanggapan yang menunjukkan keinginan untuk belajar dan berkembang. Katakan bahwa kamu siap untuk menantang diri sendiri dan cepat belajar.

 

7. Jangan Berlarut-larut

  • Jika kamu merasa tidak nyaman atau tidak bisa menjawab pertanyaan tertentu, jangan biarkan dirimu terlalu lama terdiam. Pergi ke langkah berikutnya atau topik selanjutnya dengan cara yang sopan.

 

Kesimpulan

Ingatlah, interview adalah kesempatan untuk menunjukkan berbagai keterampilan, dan seorang pewawancara mungkin lebih memperhatikan cara kamu menanggapi kesulitan daripada tidaknya kamu tahu jawaban dari setiap pertanyaan. Jangan biarkan satu pertanyaan sulit menghancurkan keseluruhan interviewmu. Sebaliknya, lihatlah sebagai kesempatan untuk menunjukkan ketahanan, keterampilan berpikir cepat, dan kemampuan untuk belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *